Tak Mau Meninggalkan Ibadah Di Bulan Ramadhan, Bolehkah Mengkonsumsi Obat Pencegah Haid?

Mezora - Seluruh umat Muslim di dunia pasti setuju jika dikatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya. Aura bulan Ramadhan yang penuh dengan kebersamaan menjadi salah satu hal yang dirindukan, apalagi didalamnya penuh dengan rahmat, berkah dan magfirah.

Segala amal ibadah dan kebaikan yang dilakukan dalam bulan Ramadhan ini di ganjar dengan pahala yang dilipat gandakan. Sehingga bulan Ramadhan dianggap bulan yang tepat untuk memohon ampun, berkah, rezeki, keselamatan dan mengumpulkan amalan sebanyak-banyaknya untuk bekal di hari akhir nanti. 

Dengan segala keistimewaan itulah banyak wanita yang tak ingin kehilangan kesempatan untuk beribadah di bulan Ramadhan sekalipun. Lalu boleh kan meminum obat pencegah haid selama bulan Ramadhan?

Dalam hal ini ada beberapa pendapat dari ulama besar yang bisa menjadi solusi dalam memecahkan masalah. Pendapat ini dikeluarkan oleh beberapa ulama seperti Syaikh Abdullah bin Humaid rahimahullah dan Syaikh Ibnu Baz rahimahullah.

Syaikh Ibnu Baz berkata :

.لا حرج أن تأخذ المرأة حبوب منع الحيض تمنع الدورة الشهرية أيام رمضان حتى تصوم مع الناس. وإن وجد غير الحبوب شئ يمنع الدورة فلا بأس إذا لم يكن فيه محذور شرعاً ومضرة

Tidak masalah bagi wanita untuk menggunakan obat pencegah haid, menghalangi datang bulan selama bulan Ramadhan, sehingga dia bisa berpuasa bersama kaum muslimin lainnya. Dan jika ada cara lain selain mengkonsumsi obat untuk menghalangi terjadinya haid, hukumnya boleh, selama tidak ada hal yang dilarang syariat dan tidak berbahaya.”

Namun begitu, ada yang harus diperhatikan bahwa keputusan untuk meminum obat-obatan pencegah haid tersebut haruslah dibicarakan terlebih dahulu dengan suami, orang tua atau wali yang bertanggung jawab. Karena mereka akan diminta pertanggung jawaban terhadap apa yang kita lakukan di dunia.

Pendapat lain menyatakan bahwa tidak dianjurkan seorang wanita menahan haidnya dengan cara meminum obat-obatan. Pada dasarnya haid adalah sebuah hal alami yang terjadi pada setiap wanita. Darah yang keluar merupakan darah kotor akibat mengelupasnya dinding rahim yang tidak dibuahi.

Banyak dokter yang tidak menganjurkan penggunaan obat-obatan tersebut karena akan memanipulasi hormon alamiah yang dialami oleh wanita setiap bulannya. Efek sampingnya adalah gangguan rahim, ketidak stabilan hormon dan gangguan lainnya yang bisa timbul akibat penggunaan obat ini.

Haid adalah kodrat setiap wanita, jadi jika haid dihalangi dengan mengkonsumsi obat-obatan khawatir termasuk mengingkari kodrat seorang wanita. Pendapat ini dikemukakan oleh beberapa ulama, seperti syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah. Beliau mengemukakan beberapa dalil, yaitu :

وقد دخل النبي صلى الله عليه وسلم على عائشة وهي معه في حجة الوداع وقد أحرمت بالعمرة فأتاها الحيض قبل أن تصل إلى مكة فدخل عليها وهي تبكي ، فقال ما يبكيك فأخبرته أنها حاضت فقال لها إن هذا شيءٌ قد كتبه الله على بنات آدم

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemui Aisyah (di kemahnya) ketika Aisyah membersamai Rasulullah pada Haji Wada’. Ketika itu, Aisyah telah melakukan ihram untuk umrah, namun tiba-tiba datang haid sebelum sampai ke Mekkah. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Aisyah, sementara Aisyah sedang menangis. Maka Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa yang menyebabkan kamu menangis?” Aisyah menjawab bahwa dia sedang haid. Nabi bersabda, “Ini adalah keadaan yang telah Allah tetapkan untuk para putri Adam,”.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak boleh melakukan yang berbahaya (kepada diri sendiri) dan tidak boleh menimbulkan bahaya (kepada orang lain),”. (HR. Ibnu Majah – hadits ini saling memiliki beberapa jalan yang saling menguatkan menurut Imam Nawawi rahimahullah).

Jadi, lebih baik hindari sesuatu yang mungkin mendatangkan keburukan pada kita. Baik itu dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Meskipun niat kita tidak ingin ketinggalan puasa satu hari pun, namun dengan tidak mengerjakan puasa saat haid pun bukankah kita telah mendapatkan pahala karena mengikuti aturannya?

Masih banyak amalan yang bisa dilakukan oleh wanita yang sedang datang bulan ko. Yakin, setiap hal yang telah ditentukan Allah adalah yang terbaik bagi diri kita.

Tags: Muslim Talk